ISMINATUN

Dilahirkan di Klaten, Jawa Tengah. Pendidikan SD sampai SPG ditempuh di kotanya. D2 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di FBS IKIP Semarang lulu...

Selengkapnya
KAJIAN JUMAT PAGI CERAHKAN HARI INI

KAJIAN JUMAT PAGI CERAHKAN HARI INI

Jumat, 10 Agustus 2018
SMPN 2 Gatak


Ustadz Burhan Shodiq tadi pagi di mushola SMPN 2 Gatak mampu menghipnotis audiens selama enam puluh menit. Perhatian terfokus pada pembicara yang benar-benar memukau. Diawali dengan pertanyaan apa kabar. Dijawab “baik” oleh audiens dengan semangat. Dilanjutkan dengan sebuah cerita bahwa suatu saat ada seorang cewek yang membawa HP kemudian menulis WA pada seseorang. “Mas, kalau bukan aku yang menemani kamu di dunia ini lebih baik aku mati saja.” Cowok yang menerima pesan tersebut menjawab, “Yooo matiyo konooo.” Jawaban tersebut menyebabkan sang cewek terjun dari ketingian tujuh meter. Polisi yang menemukannya menyatakan cewek tersebut meninggal karena sebuah benturan keras. Inilah dampak tragis dari CINTA.

Sang ustadz mengingatkan jika salah mengelola CINTA maka yang ada adalah madesu (masa depan suram). Beliau juga mengingatkan bahwa cowok itu gampang jatuh cinta tetapi gampang melupakan. Adapaun cewek susah jatuh cinta susah pula melupakan. Cewek itu seperti huruf Jawa kalau dipangku mati. Maka perlu berhati-hati.

Beliau juga berseloroh kalau masa SMP sudah merasakan jatuh cinta, jangan-jangan masa SMA sudah mulai jenuh. Ustadz yang humoris tersebut membuat audien tertawa sepanjang pengajian. Kalau laki-laki dan perempuan berduaan yang menjadi orang ketiga adalah syetan.

Gi ngap?

Gak bs tidur nih.

Ya meram donggg.

Itulah contoh chatting anak muda zaman now.

Kalau sudah chating kadang lupa waktu.

Jagalah dirimu dengan bergaul secara sehat.

Teriring doa semoga siswa SMP yang hari ini pacaran, hari ini pula putus.

Ada yang pernah kosultasi pada beliau bolehkah jika pacarannya islami? Saya pacaran islami. Cowok pakai peci, cewek pakai mukena duduk di masjid di atas sajadah cinta. Rayuan sang cowok, Cintaku padamu seperti hukum tajwid. idzhar halqi yakni terang dan jelas. Sedangkan cinta sang cewek seperti idgham bighunnah yang selalu mendengung. Cintaku bukan seperti Suneo yang suka pamer. Bukan pula seperti Nobita yang gampang menyerah. Akan tetapi, cintaku seperti Doraemon yang penuh keajaiban.

Beliau tegaskan bahwa tak ada pacaran islami. Beliau ingatkan pula bahwa cowok pinter ngegombal. Kalau tak bisa menjaga diri bisa berabelah si cewek.

Cowok perlu menjaga mata. Sebab kelemahan cowok ada pada pandangan (mata). Pernah ada muadzin yang melihat gadis cantik sekali. Gak jadi adzan. Dia datangi dan rangkul gadis tersebut. Dia ingin menikahi. Sayangnya si gadis bukan seagama. Gadis itu mau dinikahi kalau dia berpindah agama. Cowok tersebut menyanggupi. Dia diberi khamr. Mabuk kemudian kecelakaan. Tidak jadi menikah karena terlanjur meningal. Sudah meninggalkan agamanya pula. Na’udzubillahi min dzalik.

Saran sang ustadz agar para cowok bisa menjaga mata. Janganlah pandangan menjadi liar gara-gara lihat Mahmud abas (mamah muda anak baru satu) yang mengumbar aurat. Para wanita hendaknya tutup aurat dengan baik. Jangan pake MTT (methethet).

Tempatkan cinta pada tempatnya dengan urutan yang tepat.

1. Cinta yang paling utama untuk Allah

2. Cinta pada Rasul Muhammad.

3. Cinta pada bapak ibu.

4. Cinta pada orang beriman.

5. Cinta pada Muslim

6. Cinta pada Dunia


Doa ibu itu dahsyat. Laknat ibu juga dahsyat. Ada ibu yang bersumpah agar anaknya jadi imam masjidil haram. Alhamdulillah akhirnya menjadi kenyataan. Itulah dahsyatnya doa seorang ibu yang shalihah. Maka hati-hatilah terhadap lisan ibu. Ada pula seorang ibu mengumpat anaknya agar celaka. Menjadi kenyataan pula.

Cintai bapak ibu doakan dalam shalat. Walaa taqul lahumaa uffin. Jangan katakan husy.

Kajian ditutup dengan doa semoga semua siswa nantinya berkumpul di syurga.
Jika bapak ibu guru di syurga tak lihat bapak ibu guru, cari mereka. Begitu pula sebaliknya. Benar-benar sebuah kajian yang membuat para siswa ceria.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Tgl 20 ?

11 Aug
Balas

Maaf. Terima kasih koreksinya Mas Nur.

11 Aug

Assalaamu'alaikum mbak Ismi... Tulisannya bagus...

11 Aug
Balas

Wa'alaukumussalam. Mtr nwn Adinda Ra'fah. Kpn pinarak Makamhaji, Solo?

11 Aug

Subhanallah beliau memang cerdas dan kreatif

11 Aug
Balas

Sepakat. Alhamdulillah. Dapat pencerahan dari beliau.

11 Aug

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali